Satu minggu yang lalu saya dan Nyonya jalan - jalan ke Jateng Fair 2014 untuk melepas maklum karena tuntutan profesi. Ini kedua kalinya kami ke Jateng Fair. Saya mengiyakan Nyonya karena saya pengen melihat muka memelas Nyonya saat naik Kora - kora. Senang rasanya tau kaki Nyonya ndredeg saat naik Kora - kora.

Tapi apa sebenarnya Kora - kora? Kora - kora adalah kano / perahu tradisional Kepulauan Maluku. Kora - kora panjangnya 10 meter. Pada jaman dahulu kala perahu ini digunakan dalam perdagangan. Kora - kora yang lebih besar digunakan untuk berperang, pernah digunakan untuk berperang melawan Belanda pada abad ke-17. sumber

Yang kami tahu, Kora - kora merupakan sebuah wahana pasar malam yang berbentuk kapal lonjong. Kapal tersebut di ombang-ambing sehingga memicu adrenalin kami. Tarif untuk naik wahana ini cukup murah berkisar antara Rp 10.000 - Rp 20.000. Kalau di DUFAN, ukuran Kora - kora lebih besar dan lebih menantang.

Di Kepulauan Maluku sendiri terdapat Festival Kora - kora. Festival ini semacam balapan Kora - kora. Tapi kok air lautnya tenang ya? Saya nggak tau kenapa kok wahana Kora - kora di ombang-ambing hinggga hampir 90 derajat. Sepertinya menyenangkan bisa melihat Festival Kora - kora. Semoga saya dan Nyonya bisa mampir kesana kapan - kapan.