Sebagai warga Indonesia yang baik, pastinya kita mempunyai NPWP. Setiap tahun kita membayar pajak. Entah itu bayar sendiri, di tanggung perusahaan tempat kita bekerja, atau hanya sebatas di urus oleh perusahaan. Nah, pada awal tahun berikutnya kita diharuskan untuk lapor pajak atau yang biasa disebut SPT. Ada beberapa cara untuk melaporkan SPT, yaitu :

  1. Mengisi formulir dan menyerahkan ke KPP Pratama
  2. Mengisi formulir dan memasukkan ke dropbox yang tersedia
  3. Mengisi formulir online

Mengisi formulir dan menyerahkan ke KPP Pratama

Cara ini merupakan cara konvensional dimana kita mengisi formulir sesuai dengan total penghasilan (bruto) setahun. Isi saja sesuai dengan formulir lapor pajak yang diberika perusahaan (jika Anda bekerja di perusahaan). Lalu, kita hanya cukup datang ke KPP Pratama terdekat untuk menyampaikan SPT tersebut. Cara seperti ini belum pernah saya lakukan. Menurut teman - teman saya, kalau lapor pajaknya jauh hari sebelum deadline masih santai antrinya. Tapi, kalau sudah mepet deadline ya harus sabar mengantri.

Mengisi formulir dan memasukkan ke dropbox yang tersedia

Nah, kalau tidak mau mengantri di KPP. kita bisa menyampaikan SPT via dropbox yang sudah disediakan. Untuk mencari informasi ini kita harus tahu beberapa lokasi dropbox. Cukup dengan memasukkan formulit ke amplop coklat lalu kita masukkan ke dropbox terdekat.

Mengisi formulir online

Sebenarnya ada cara mudah dalam pelaporan pajak. Kita bisa melaporkan online di aplikasi e-filling. Untuk dapat menggunakan layanan online, kita perlu membuat EFIN. EFIN merupakan Electronic Filing Identification Number yang diterbitkan oleh kantor pajak. Kita harus mengajukan permohonan untuk mendapatkan EFIN terlebih dahulu. Pengalaman dulu waktu di Jakarta saya ke KPP untuk mengajukan EFIN. Formulirnya sudah disediakan oleh perusahaan tempat saya bekerja. Saya isi formulir tersebut dan mengantri di KPP untuk mendapatkan EFIN.

Setelah mendapatkan EFIN, kita bisa menggunakan aplikasi e-filling. Kita harus mendaftar terlebih dahulu di menu pendaftaran. Jika sudah selesai, kita cek email untuk mendapatkan konfirmasi. Setelah sukses, langkah yang harus dilakukan untuk melaporkan SPT yaitu :

  1. Login dengan menggunakan NPWP dan password yang sudah kita buat.
  2. Klik Buat SPT.
  3. Isi formulirnya dengan lengkap. Kita pilih formulir sesuai dengan jumlah penghasilan. Kalau penghasilan di bawah Rp 60.000.000 menggunakan formulir 1770 SS.
  4. Klik simpan untuk menyimpan formulir yang terbuat.
  5. Masuk ke dashboard lagi untuk klik kirim SPT.
  6. Pilih record, lalu klik kirim.
  7. Kita akan di minta untuk melakukan verifikasi. Pilih antara verifikasi via sms atau via email. Lalu masukkan kode verifikasi tersebut.
  8. Klik kirim dan akan muncul notifikasi sukses.
  9. Kita juga bisa melakukan pembetulan jika terdapat kesalahan pada pengisian.

Kalau masih bingung kita bisa menonton video tutorial yang berada di menu tutorial. Disitu berisi lengkap tutorial mengisi, dan mengirim SPT.

Kesimpulan

Terserah Anda lebih suka cara yang mana untuk melaporkan pajak. Tapi, saya lebih cenderung ke pelaporan online. Mudah dan cepat, hanya perlu mengantri satu kali saja saat pembuatan EFIN. Untung saja diingetin Nyonya kalau saya sudah pernah pakai aplikasi e-filling dulu di Jakarta. Jadi tidak perlu datang ke KPP.

Gambar menyusul ya …